Share is caring
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Liburan akhir tahun makin dekat. Muncul pertanyaan di hati para pendukung PKTA, Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak. Liburan dengan semangat PKTA, memang bisa? Yah jawabannya bisa dong. KampanyePKTA.org beri kalian empat tips supaya liburan dirimu bisa PKTA banget.

 

PARTISIPASI ANAK

Jika anda kebetulan berkeluarga dan memiliki anak, maka liburan dengan semangat PKTA harus dimulai dengan prinsip partisipasi anak. Yup jadi jelas sebelum memutuskan apa-apa, ya tanya dulu dong kepada anak, apa sih keinginan mereka mengisi liburan akhir tahun. Tentu saja, ada kemungkinan mereka mengusulkan liburan di luar kantong kita. Tapi nggak masalah. Intinya mendengarkan pendapat anak dalam memutuskan liburan sangat penting dalam upaya kita menghapus kekerasan terhadap anak. Karena kita mulai membiasakan diri mendengarkan suara anak. Beri penjelasan bahwa liburan jangan sampai membuat kantong keluarga jadi “robek”. Percayalah dialog terbuka antara orang tua dan anak dan kemudian mengambil keputusan bersama adalah sebuah langkah awal liburan yang menyenangkan.

 

KEGIATAN BERSAMA ANAK

Liburan sebenarnya bicara kegiatan bersama anak. Itu intiny. Jadi kalau anda di hari libur tetap asyik gadgetan dan malas beraktivitas dengan anak, yah itu namanya bukan liburan bersama anak. Isi hari libur dengan kegiatan yang penuh dengan aktivitas bersama anak. Misal, berolah raga bersama anak, jalan-jalan ke mall bersama anak, main games layar bersama anak, nonton bioskop bersama anak, dan seterusnya. Bagi anak kegiatan bersama itu, walau nggak keluar kota, sudah liburan.

 

LOKASI RAMAH ANAK

Setiap orang, termasuk anak, punya selera berbeda soal tempat wisata. Tapi ada baiknya pertimbangkan apakah tujuan kita memang ramah anak atau tidak. Misalnya, hiking hujan-hujanan naik gunung Semeru di Jawa Timur, itu membahayakan anak usia 5 tahun deh. Anda bisa memilih lokasi alam lainnya yg lebih “nyaman” buat anak. Atau liburan full museum buat beberapa anak mungkin membosankan. Jadi bareng anak, carilah lokasi yang enak, aman dan nyaman buat anak, dan tentu saja juga buat orang tua.

 

SADAR PERLINDUNGAN ANAK

Di beberapa tempat wisata kita bisa menemukan anak kecil yang berjualan di jalanan. Wuits, sebagai aktifis anak, kita cenderung cepat sinis melihat hal tersebut. Yah bisa dipahami sih, tapi kalau sinis doang mah nggak ada dampaknya. Nah coba deh diperdalam lebih jauh. Ajak bicara anak tersebut, tanya kenapa sampai dia berjualan, berbagi soal perlindungan anak, di mana orang tuanya. Jika bertemu dengan orang tuanya, ajak bicara soal tumbuh kembang dan perlindungan anak. INGAT ya.. ngobrolnya dengan ramah, penuh kasih sayang dan tidak menghakimi. Jangan lupa anda sedang berlibur jadi jaga situasi juga supaya tetap aman dan nyaman. Tips yang satu ini termasuk: anda harus berani melarang anak main petasan; larangan merokok di depan anak atau di tempat umum; larangan mabuk; menolak semua tawaran jasa hiburan yang melibatkan anak, bahkan melapor ke polisi jika anda temukan itu. Kenapa begitu? karena setiap tindakan kita adalah bagian dari rangkaian, yang jika kita tidak hati-hati akan berujung kepada kekerasan terhadap anak.

 

Nah itu gitu deh tips kampanyepkta.org supaya liburan anda penuh semangat PKTA. Selamat berlibur, dan lakukan yang terbaik untuk anak.

Kampanye PKTA